large image
Animo BLK Tahun 2018 Cukup Tinggi
Kategori Berita | Diposting pada : 2018-12-18 -|- 02:10:00 oleh Admin
Bagikan Artikel ini :

Cilegon -  Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Cilegon ternyata banyak menolak warga yang mendaftar. Hal itu terjadi karena animo masyarakat Kota Cilegon yang berminat untuk mengikuti pelatihan kerja atau kursus di BLK cukup tinggi, sementara kuota yang tersedia terbatas.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BLK pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Khairiyah mengatakan, peminat BLK Cilegon saat ini sangat tinggi. Bahkan, dari tahun ke tahun peminat BLK mengalami kenaikan.


"Tahun ini pendaftarnya mencapai 1.540 orang. Padahal, setiap tahunnya kuota yang diterima untuk mengikuti kursus hanya 562 orang saja. Kita memberi kuota karena anggaran untuk pengadaan pelatihan terbatas. Sementara, peserta kursus itu tidak dipungut biaya sama sekali," kata Khairiyah .


 Dijelaskan Khairiyah, 2017 lalu ada sekitar 2.000 pendaftar yang memunyai keinginan mengikuti kursus di BLK. Akan tetapi, hanya ada sekitar 400 orang yang diterima olehnya untuk mengikuti kursus. "Paling banyak peminatnya itu pelatihan operator alat berat seperti, eksavator dan forklift dan pengelasan," jelas wanita yang biasa disapa Yayah ini.


 Menurut Yayah, di BLK Kota Cilegon ada 11 jurusan kepelatihan, diantaranya adalah kepelatihan las, menjahit, perbengkelan sepeda motor, perbengkelan mobil, body repair, pertukangan meubel, operator eksavator, dan operator forklift. "Untuk kursus pengelasan sendiri ada dua karena peminatnya banyak," tuturnya.


 Diterangkan Yayah, dalam setiap kelas atau bidang kepelatihan ada 20 / 16 orang peserta kursus. Dari 11 pelatihan tersebut, rata-rata waktu pelatihan sekitar tiga bulan. Di dalam pelatihan juga ada sesi praktik dan teori. "Seteleh beberapa pertemuan, juga ada ujian praktik. Dari ujian praktik tersebut, peserta dapat dinyatakan lulus atau tidak. Jika lulus maka mendapat sertifikat BLK," terangnya.


 Ditambahkan Yayah, selain gratis, peserta pelatihan juga mendapat fasilitas makan siang, Alat Tulis Kantor (ATK) dan sertifikat. Sertifikat BLK Cilegon juga bisa saja dilampirkan dalam proses pelamaran kerja sesuai bidang yang diikuti, agar memunyai nilai tambah dalam proses rekrutmen kerja. "Ada beberapa perusahaan juga yang mengambil lulusan BLK Cilegon untuk pemagangan di perusahaan.


 Nah, dalam pemagangan tersebut lulusan BLK bisa menunjukan kebolehannya agar perusahaan bisa merekrut. Tapi, sistemnya pemagangan dulu, bukan langsung direkrut sebagai karyawan," tambahnya.


 Yayah mengatakan, pihaknya juga berencana membuka kursus bahasa INggris, Korea, atau Jepang. Pasalnya, di Cilegon banyak industri yang membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memunyai keterampilan bahasa asing tersebut. "Tapi, kita akan evaluasi beberapa pelatihan seperti pertukangan meubel yang peminatnya sedikit, bisa saja diganti dengan pelatihan bahasa asing," katanya.


 Salah satu Pendaftar BLK Kota Cilegon, Arlansyah (18) menerangkan, ketertarikan dirinya mengikuti pelatihan di BLK, lantaran saat ini mencari kerja cukup sulit. Sehingga, harus ada keahlian khusus untuk dapat bersaing dalam lapangan pekerjaan. "Saya melihat di Cilegon banyak perusahaan yang butuh pengemudi forklift makanya saya daftar pelatihan sopir forklift," terang remaja yang baru lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini.



List Berita Lainnya
KONTAK
Klik Gambar di Bawah ini
POOLING

Bagaimana menurut pendapat anda tentang layanan di website ini?

Kurang
Cukup
Sangat Bagus
Tidak Tahu

Hasil Polling
DOKUMENTASI
SOSIAL MEDIA